Apakah itu ball milling?

Ball milling merupakan metoda material processing berbasis penghancuran menggunakan bola bola milling. Bola bola milling bersama dengan material yang di milling/dihancurkan tertumbuk berulang-ulang. Proses penumbukan menimbulkan fenomena mechanical milling, mechanical alloying, mechanochemical dll. Proses ini dapat menghasilkan nano struktur material, nano composite, amorphous, nanocrystalline, dan lain lain. [ref.: Prog. Mater. Sci. 46, 1-184].

Gambar 1. Mekanisme penghancuran dengan ball milling [ref.: Prog. Mater. Sci. 46, 1-184.]

Pertumbuhan Jurnal Internasional Menggunakan Teknologi Ball Mill

Ball mill merupakan teknologi yang potensial dan prospektif dalam penelitian dan pengembangan teknologi baru di seluruh dunia. Gambar 2. menunjukkan pertumbuhan jurnal interasional yang dihitung jumlahnya berbasis pencarian dengan key word: “ball mill”; “ball mill & nano” di situs www.sciencedirect.com saja.  Dapat diketahui bahwa potensi jurnal internasional dengan menggunakan ball mill berjumlah ribuan jurnal dan terus meningkat sepanjang tahun dengan kenaikan rata-rata jumlah jurnal 9% pertahunnya. Dalam tema “ball mill & nano” jumlah jurnal internasional telah mencapai ribuan dengan kenaikan rata-rata 14% pertahun. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan metoda ball mill berkaitan dengan riset nano teknologi semakin popular didunia.

Gambar 2. Jumlah jurnal dengan keyword: Ball Mill dan Ball Mill & Nano di Science irect [www.sciencedirect.com].

Gambar 3. Menunjukkan distribusi area riset dan pengembangan menggunakan key: ball mill [www.sciencedirect.com].

Gambar 3. Menunjukkan distribusi area riset dan pengembangan menggunakan ball mill. Hal ini menunjukkan bahwa ball mill digunakan diberbagai penelitian berkelas internasional dari area material, energi, agrikultur, farmasi, kosmetik dll.

Teknologi Pengembangan Ball Mill 

Dalam rangka penguatan penelitian dan inovasi nasional, LIPI telah mengembangkan berbagai alat berbasis ball milling, yaitu High Energy Milling- Shaker Mill PPF UG, Planetary Ball Mill dan Tumbler mill. Alat-alat tersebut mengandung TKDN lebih dari 50% (tergantung alatnya, perkiraan manufaktur).

Diharapkan alat ini dapat mengakselerasi berbagai riset secara umum, dan riset nano teknologi secara khususnya. Kedepan diharapkan dapat mengolah SDA lokal untuk meningkatkan nilai tambahnya dan mampu berkompetisi di tingkat global.